Durhaka kepada orang tua

SMK YPN BELINYU

Penulis :Icha Zuleha IndriYani
Penealaaha:Ery Sulastri
:Juliayani

PENDAHULUAN
Kelompok 1.Icha Zuleha IndriYani
2.Ery Sulastri
3.Juliayani

Wali kelas
Haditiya pranata S.kom

A.Latar Belakang
Islam telah menyeriatkan bahwa orang tua memiliki porsi tertinggi untuk diberikan pelayanan oleh seorang anak.Oleh karena itu ,membuat kedua orang tua menangis adalah salah satu larangan yang harus dijauhi. Definisi durhaka adalah menyakiti(mengganggu)kedua orang tua dengan jenis gangguan apa saja,baik tingkatan gangguan tersebut rendah atau tinggi,mereka melarang gangguan itu atau tidak,atau sang anak menyelisihi perintah mereka bukanlah kemaksiatan. Durhaka kepada orang tua tua memiliki dampak dan akibat yang luar bisa dalam kehidupan di dunia,saat sakratul maut,di alam Barzakh ,dan di akhirat. Ibu bapak merupakan sebab lahirnya kita di dunia ini.Oleh karena itu,perhatikanlah bahwa Allah telah menunjukan besarnya hak orang tua dengan mendengarkan antara perintah untuk berbuat baik kepada keduanya dengan perintah untuk bertauhid kepada-nya ,sebagaimana dalam potongan surat luqman,ayat 14 berikut ini yang artinya.”Bersyukur kepada-ku dan kepada dua orang tuamu”Dengan demikian ,melakukan kedurhakaan kepada orang tua merupakan perbuatan keji dan termasuk dosa besar yang diancam dengan siksa neraka.

B.Metode Pengerjaan
Bakti(dalam bahasa arab disebut bimen)adalah kata yang mencakup kebaikan dunia dan akhirat.Berbakti kepada kedua orang adalah berbuat baik kepada mereka memenuhi hak-hak mereka dan menaati mereka dalam hal-hal yang mubah,bukan hal-hal yang wajib atau maksiat.

Adapun lawan kata bakti adalah durhaka.Durhaka kepada otang tua adalah berbuat buruk kepada mereka dan menyia-nyiakan hak mereka.Secara bahasa,kata al-‘uquuq(durhaka)berasal dari kata al-‘aqqu yang berarti al-qath’u(memutus,merobek,memotong,membelah).Adapun menurut syara’ adalah setiap perbuatan atau ucapan anak yang menyakiti kedua orang tuanya.

Hal yang ada di meja saya

Saya sering menghabiskan lebih banyak waktu di meja untuk melakukan segala hal mulai dari menyiapkan pajak hingga menulis blog. Maka, ruang kerja saya terus berubah. Merapikan banyak barang sangat menantang, sehingga saya lebih suka menyimpan sedikit barang berkualitas yang multifungsi daripada menyimpan tumpukan barang yang mungkin tidak pernah saya butuhkan.

Buku agenda harian saya

Buku agenda saya adalah buku ring binder sederhana yang dapat Anda beli di toko alat tulis. Kertas putih. Tidak ada garis untuk mengurung tulisan tangan dan coretan saya yang berani. Saya seorang pencatat obsesif yang mengisi setiap halaman hingga tepinya dengan daftar tugas, sketsa kasar, dan ide untuk pos blog. Biasanya saya menghabiskan satu buku agenda setiap bulan.

Selalu Terstruktur

Siapa, saya? Terstruktur? Suami saya mungkin akan bilang sebaliknya, teapi saya merasa kesulitan untuk mencatat jadwal mingguan kami. Jadwal seperti: sekolah, berenang, berbelanja, merapikan rumah, membayar tagihan, mengingat janji temu, dan lainnya. Untungnya, seisi rumah ikut serta. Tidak ada yang mengerjakan semuanya sendirian. Kami punya rahasia kecil yang membantu hari kami berjalan lebih lancar.

Petunjuk Perjalanan

Tersedia jutaan petunjuk tentang cara naik pesawat bersama anak-anak, hal yang perlu dibawa saat liburan berkemah, koper yang harus dibeli, tujuan liburan, dan obyek wisata yang harus dilihat di seluruh dunia. Yang ingin saya bagikan hari ini sedikit berbeda – tentang sesuatu yang kami temukan selama mendaki di Appalachian bersama keluarga di musim panas lalu.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai